MikroTik Academy – Why not?

MikroTik Academy – Why not?

Apa itu MikroTik Academy?

MikroTik Academy adalah program kemitraan global yang dirancang oleh MikroTik (perusahaan perangkat keras dan perangkat lunak jaringan asal Latvia) khusus untuk institusi pendidikan formal seperti Universitas dan SMK.

Melalui program ini, sekolah diberikan hak resmi untuk mengintegrasikan materi pelatihan MikroTik ke dalam kurikulum reguler dan menyelenggarakan ujian sertifikasi MTCNA sendiri di sekolah.

Keuntungan untuk SMK Negeri 36 Jakarta:

  • Hak Sertifikasi Internasional: Sekolah bisa menguji siswa secara mandiri menggunakan portal ujian resmi MikroTik.

  • Bantuan Perangkat (RouterBOARD): MikroTik biasanya memberikan dukungan berupa router gratis (umumnya sekitar 20 unit routerboard tipe edukasi) untuk pemenuhan fasilitas laboratorium sekolah.

  • Lisensi RouterOS Gratis: Setiap siswa yang mengikuti ujian sertifikasi akan mendapatkan lisensi RouterOS Level 4 gratis.

Kurikulum dan Silabus Resmi (Standar MTCNA)

Materi yang diajarkan pada MikroTik Academy mengacu pada silabus global MTCNA. Materi ini sangat pas dipadukan dengan mata pelajaran produktif di kelas XI atau XII. Silabus resminya mencakup 9 modul utama:

Modul Cakupan Materi Utama
1. Introduction Pengenalan RouterOS/RouterBOARD, akses CLI & Winbox, manajemen backup, instalasi ulang (Netinstall), dan lisensi.
2. DHCP Konfigurasi DHCP Server, DHCP Client, dan manajemen Address Resolution Protocol (ARP).
3. Bridging Konsep dasar bridging, manajemen interface bridge, dan wireless bridging.
4. Routing Konsep dasar routing, pengisian tabel routing, dan penerapan Static Routing.
5. Wireless Konsep standar 802.11a/b/g/n/ac, konfigurasi Access Point dan Station, serta enkripsi keamanan (Wireless Security).
6. Firewall Prinsip dasar firewall, Connection Tracking, implementasi Filter Rules, Source NAT, dan Destination NAT.
7. QoS (Quality of Service) Manajemen bandwidth menggunakan Simple Queue dan konsep Parent-Child Queue.
8. Tunnels Konfigurasi jaringan privat virtual (VPN) dasar seperti PPPoE, PPP, dan alokasi IP Pool.
9. Misc / Tools Pemanfaatan tools bawaan RouterOS seperti Ping, Traceroute, Torch, Netwatch, dan Graphs untuk monitoring.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *